[FF OS] “You know about my feeling” ?

Diputuskan Postingan pertama aku , nge posting FF aja deh..bingung mau posting apa soalnya, Enjoy!!

~✿~✿ ~This is just a fiction story , and this is pure my imagination…   ლ(´ ❥ `ლ)

Story by : -d1storybook-

Cast :

 

– Shin Yunso

– Yoo Seungho

– Lee Hyunwoo

– Jung Soomin

– Nam Woohyun(?) Xp

 

(” `з´ )_,/”(>_< “)

 

“uwaahh….. tampannya… *O*” ucap seorang gadis tanpa sadar ketika melihat seorang namja sedang duduk di perpustakaan sambil membaca buku.

Ia melihat namja itu dengan mata bersinar-sinar dan dia tidak berniat mendekati. Dengan hanya melihat dari balik pintu ruang perpustakaan itu sambil sembunyi, sudah cukup membuat hatinya senang.

“ya! Shin Yunso kau itu seperti penguntit tau!!” ucap seorang namja tiba2 dr belakang. Seketika itu jg gadis bernama Yunso itu terkejut dan berbalik.

“Ou! Kaget!! Kau ini mau membuat jantungku copot ya!” ucap Yunso keras dengan nada pelan(?)

“kau sedang melihat apa sih??” ucap namja itu lagi lalu melihat kedalam perpustakaan dan melihat seseorang disana sedang membaca buku.

“memangnya kenapa? Itu kan bukan urusanmu!” ucap Yunso ketus.

Yunso kembali melihat namja di perpustakaan itu. Namja yg td mengejutkan Yunsopun tdk bergerak dr tempatnya dan menatap Yunso dr belakang dan menatap namja disana bergantian.

“YA! Yoo Seung ho!!” teriak seseorang memanggil namja yg bersama Yunso itu dari jauh. Yunso dan Seunghopun melihat ke belakang bersamaan.

“itu Woohyun sunbae kan?!” tanya Yunso

“un…sepertinya dia membutuhkanku…aku kesana dulu, hey..kau itu jangan memandanginya terus…kembali ke kelas dan belajar..kepala anggur~~~” ucap Seungho lalu mengacak-acak rambut Yunso kemudian pergi begitu saja meninggalkan Yunso yg kesal.

“ya!! Aisshh…dr dulu sampai skrg tidak berubah selalu memanggilku kepala anggur…dan mengacak-acak rambutku lagi!” ucap Yunso kesal.

Ding dong deng

Bel tanda istirahat berakhir….Yunso kembali melihat ke dalam perpustakaan dan ketika itu dia menyadari orang yg semenjak td dia perhatikan sudah tidak disana…..

“dimana dia?” ucap Yunso pelan pd dirinya sendiri…dia memasuki perpustakaan itu untuk mencari orang yg dia cari.

“Shin Yunso!” panggil seseorang dr belakang, dengan sigap Yunso berbalik dan terkejut ketika melihat siapa yg memanggilnya.

“Hyunwoo!” ucap Yunso terkejut . Seketika itu jg mukanya memerah dan jd salah tingkah krn orang yg dia cari tiba2 memanggilnya dan kini ada di hadapanny!

“kau sedang mencari seseorang?? Atau sedang mencari barang yg hilang??!” tanya Hyunwoo ramah membuat Yunso menjadi lebih salah tingkah

“ak…aniyo..hehehe….euu..aku kembali ke kelas dulu ya !” ucap Yunso lalu pergi . Diapun berjalan menjauh sambil menutupi sebagian wajahnya krn malu dan tdk ingin memperlihatkan wajahnya yg memerah kepada Hyunwoo. Hyunwoo hanya menatapnya sampai Yunso menghilang dr hadapanya dan tersenyum(?)

 

Pelajaranpun kembali dilanjutkan. Selama pelajaran berlangsung mata Yunso selalu menatap ke depan seolah-olah memperhatikan guru yg sedang menerangkan materi…namun sebenarnya pikirannya melayang pd kejadian di perpustakaan td.

“aku tdk menyangka…ternyata Hyunwoo msh mengingatku!” >< pikirnya senang. Tanpa sadar Yunso kembali mengingat kenangan saat pertama kali bertemu Lee Hyunwoo setahun yg lalu saat acara upacara penerimaan siswa baru .

 

=-=-=-=-

 

Saat itu Yunso datang terlambat dan ia berlari-lari menuju gedung gymnasium dimana upacara tersebut diselanggarakan. Namun Yunso tersesat saat menuju kesana.

“Aih….Yunso pabo..kenapa aku bisa tersesat begini..memangnya kau sdh berumur berapa…sudah 16 tahun tp masih tersesat seperti anak kecil begini…” ucapnya kesal dan mengomel pd dirinya sendiri krn kesal .

Tiba2 dr arah ruangan musik terdengar seseorang memainkan piano. Sambil bernyanyi dengan merdu…suara yg terdengar oleh Yunso adalah suara seorang namja.

“lagu ini…….” ucap Soomin pd dirinya sendiri ..kemudian dia mencari sumber dr suara itu berasal.

Lagu favoritnya. Itulah yg dipikirkan Yunso selama ia mencari sumber suara itu…suaranya merdu sekali …. aku penasaran siapa yg bermain piano dan menyanyikannya dengan sangat bagus ini…namun tiba2 musiknya berhenti.

“o? Kenapa berhenti?” pikirnya tak lama kembali suara piano itu mengalun namun kali ini dengan lagu yg berbeda.

Saat itu juga Yunso menemukan ruangan yg dia cari. Sumber suara itu…. saat itu ia melihatnya dr luar jendela yg terbuka sedikit itu seorang namja tampan seumuran dengannya sedang memainkan piano tersebut.

“uwaaah..pintar sekali bermain pianonya….” ucap Yunso tanpa sadar yg kemudian namja itu berhenti memainkan pianonya dan tiba2 menengok ke arah Yunso. Yunso kaget dan ia tiba2 bingung harus berbuat apa…krn tiba2 namja itu berdiri dan mendekatinya. Seolah tersihir Yunso tdk bsa bergerak dan hanya menunduk malu.

“maaf aku tdk bermaksud menghentikan permainan pianomu…ucap Yunso saat namja itu sudah berdiri di depan jendela menghadapnya.

“un…gwaenchanha…^^ kau murid baru jg ? kenapa tidak ke gedung upacara?” tanya namja itu ramah

“ne, ah..aku kebingungan dimana gedung itu…dan ketika mencarinya aku mendengar kau memainkan piano itu dan tanpa sadar aku malah mencari sumber suara itu dan melihat kau memainkannya dengan sangat bagus….” jelas Yunso. Namja itu terdiam sejenak lalu tersenyum dan tertawa ringan yg membuat Yunso bingung.

“wae?” tanya Yunso bingung

“hahaha…aniyo…aku hanya merasa kau itu lucu sekali…aku tdk bertanya kenapa kau kesini..tp kau tiba2 menjelaskannya dengan panjang lebar,  mianhae..aku bukan bermaksud untuk menertawakanmu, aku hanya merasa kau sangat lucu” ucapnya lagi lalu mengembangkan senyumnya yg sangat manis. Yunso yg melihatnya tiba2 merasakan debaran jantung yg sangat cepat yg membuatnya susah bernafas dan membuat wajahnya memerah.

“apa kau jg murid baru?” tanya Yunso memberanikan diri.

“ne..aku jg murid baru…kita akan sama2 bersekolah disini ^^, ohiya, kenalkan namaku Lee Hyunwoo senang berkenalan denganmu dan aku berharap kita bisa sekelas ya” ucapnya lagi

“ne…namaku Shin Yunso…salam kenal”

=-=-=-=-=

 

Kenangan yg setiap kali Yunso ingat selalu membuatnya tersenyum sendiri. Kadang dia jg merasa sedih krn dia ternyata belum ditakdirkan untuk sekelas dengan Hyunwoo sampai skrg.

“Yunso ya… Yunso ya!!” panggil seseorang yg membuyarkan lamunannya

“apa sih..kau mengganggu saja..ini sedang jam pelajaran tau!”

“ya! Kepala anggur…kau memang sudah tidak waras ya….sudah dr td pelajaran selesai dan hanya kau saja yg masih duduk termenung disini!! Pabo….” ucap namja itu lagi sambil menjitak pelan kepala Yunso yg membuat Yunso menjadi naik darah.

“YA!!! YOO SEUNGHO!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriaknya lalu dengan cepat membereskan buku2 dimejanya dan beranjak dr kursinya kemudian dia mengejar Seungho.

 

=-=-=-=-=-=

“Shin Yunso..tenangamu kuat sekali! Sakit tau…” keluh Seungho sambil mengelus pipinya yg td kena pukulan Yunso.

“salahmu sendiri membuatku kesal…tiap hari membuatku naik darah..kau tau gara2 kau keriputku bisa2 cepat muncul krn sering marah2 pdamu!” jelas Yunso dengan nada kesal sambil berkacak pinggang.

“sekarangpun sudah muncul” ucap Seungho asal dan terdengar oleh Yunso,

“mwo??!” Yunso sudah bersiap akan memukul Seungho sekali lg tp tidak jadi, dia hanya menghembuskan nafas dgn keras menahan emosinya.

 

Yoo Seungho. Entah dosa apa yg dibuat oleh Yunso. Dia selalu bertanya..mengapa nasibnya seperti ini. Sejak kecil selalu tidak bsa akrab dengan Seungho dan bertetangga dengan dia selalu membuat Yunso benar2 melatih kesabarannya. Satu sekolah sejak TK sampai skrg, dan hebatnya selalu sekelas dengannya dr dulu. Mengapa bisa dia ditakdirkan selalu bersama orang itu,pikirnya. Saat mereka adu argumen di tengah2 perjalanan pulang , tiba2 ada seorang gadis menghampiri Seungho .

“anyeonghaseyo….” ucapnya memberikan salam pd Seungho. Seungho hanya mengangguk pelan .

“sunbaenim..perkenalkan saya Kim Myungmi….saya dari kelas 1-2 , emm..sebenarnya sudah lama aku memendam perasaan sunbae…maukah sunbae menerima rasa sukaku??” ucap yeoja manis itu sambil memberikan surat dengan amplop pink bergambar hati dan ia menunduk berharap surat cintanya diterima.

Yunso hanya bisa mengangap dan terkejut di depan matanya ada seorang yeoja yg sangat manis menyatakan perasaannya pd orang gila seperti Seungho. Dengan cepat Yunsopun melihat kesamping ke arah Seungho. Tiba2 wajah seungho berubah sangat serius dan memandang lurus pd yeoja itu. Wajah serius yg jarang sekali Yunso lihat. Tiba2 Yunso berpikir…benarkah ini Seungho?? . Entah mengapa ada perasaan ganjal di hati Yunso

Seungho diam sejenak. Kemudia tangannya terangkat dan mendorong ajuan surat dr yeoja itu. Yeoja itu menegakkan kepalanya melihat Seungho dengan wajah bingung.

“mianhae…aku tidak bisa…sudah ada orang yg kusukai!” ucap Seungho serius. Tentu saja yeoja itu terkejut dan ia pun tersenyum masam.

“oh? Benarkah??!” ucapnya lg sambil memasang senyum paksa, terlihat sekali yeoja itu kecewa.

“baiklah…terima kasih sdh mau mendengar kata2ku sunbae…dan maaf tiba2 menyatakan perasaanku pd sunbae..aku berharap sunbae bisa bahagia” lanjutnya lagi lalu perlahan-lahan ia mundur beberapa langkah kemudian lari menjauhi Yunso dan Seungho.

Seungho menghembuskan nafasnya, lalu ia melihat ke arah Yunso.

“hey..kepala anggur….kenapa kau melamun? Ayo kita pulang!” ajak Seungho enteng lalu berjalan pergi meninggalkan Yunso yg msh terkejut dengan kejadian yg baru saja terjadi di hadapan matanya.

Ketika tersadar iapun mengikuti Seungho dr belakang. Kini jarak di antara mereka hanya 30cm. Yunso melihat Seungho dr belakang dan ia baru menyadari bahwa Seungho yg menyebalkan ini sudah bertambah tinggi, dan ia melihat punggung Seungho yg lebar. Yunso merasa Seungho sudah berubah secara fisik dan mungkin sifat jg(?) . Krn dia td melihat sisi dr Seungho yg belum pernah ia lihat…wajah yang serius yg membuat Yunso sedikit kagum(?)

“kepala anggur!” ucap Seungho lalu tiba2 berhenti, Yunso yg sedang melamun tanpa sadar ia menabrak punggung Seungho

“ak! Ah.. wae? kenapa tiba2 berhenti berjalan….aduh…” ucap Yunso kesakitan krn kepalanya membentur punggung Seungho

“tadi aku keren kan?!” ucap Seungho narsis

“mwo??!” ucap Yunso tdk percaya

“td aku keren kan saat menolak yeoja itu…hahahhhahhaha..tidak kusangka aku sepopuler itu” ucap Seungho lg dengan pd lalu tertawa puas. Yunso yg melihatnya tdk bsa berkata apa2 selain. Akan kutarik kata2ku yg blg sifat dan sikapnya berubah. Benar2 tdk berubah sama sekali =______=

“hey…aku keren kan?!” tanya Seungho pd Yunso yg hanya memberikan respon geleng2 kemudian melanjutkan jalannya melewati Seungho yg dr td ada di depannya dengan gerakan langkah yg cepat.

“kepala anggur…kenapa kau tdk mengatakan apa2???” paksa Seungho saat dia sudah berjalan di belakang Yunso. Yunso berbalik dan berkata

“kau memang tdk berubah sama sekali..sdh pulang sana, aku mau istirahat” saat Yunso sudah berada di depan rumahnya kemudia masuk

“hey apa mksdmu aku tdk berubah sama sekali hah? Maksudmu aku tdk keren ya??!” teriak Seungho dr luar saat Yunso kini sudah berada di dalam rumahnya

“itu kau tau!” ucap Yunso pelan lalu melakukan merong sendiri.. XDD

 

=-=-=-=-=malamnya=–=-=-=-=-=-

Di kamar Yunso..Yunso sedang belajar , namun tiba2 terdengar suara seseorang melemparkan batu ke kaca kamarnya…ketika ia membuka gorden kamarnya ia melihat Seungho sudah berdiri di balkon kamarnya yg menghadap ke kamar Yunso sambil melambaikan tangannya ke arah Yunso. Yunso segera keluar dan diapun kini berdiri di balkon kamarnya yg menhadap ke kamar Seungho.

“ada apa?” tanya Yunso ketus

“ckckckc……jutek banget kepala anggur…..”

“ya…kenapa kau selalu memanggilku kepala anggur sih?? Kepalaku kan tdk mirip anggur sama sekali..” tanya Yunso dgn nada tdk sabaran

“hahahha…kau tdk sadar ya.. dr dulu sampai skrg kau selalu mengikat ataupun menjepit rambutmu dengan anggur..makanya kupanggil kepala anggur..” jelas Seungho yg membuat Yunso yg menghembuskan nafas kecewa dgn alasan itu

“oia ada apa?” tanya Yunso sekali lg

“hmm…aku ingin tanya…kulihat sikapmu akhir2 ini….tidak tidak..sbnrnya dr dulu kuperhatikan kau suka pada Hyunwoo ya?” tanya Seungho yg membuat mata Yunso terbelalak tidak percaya. Memangnya sikapnya terlihat jelas oleh Seungho ya? Kalo ia memang menyukai Hyunwoo.

“hah? Kenapa kau tiba2 bertanya begitu..lg pula tdk ada urusannya denganmu” ucap Yunso mengelak.

Diam sejenak. Yunsopun memberanikan diri menatap Seungho. Tiba2 suasana berubah, Yunso melihat Seungho berubah menjadi serius dan tatapannya seolah dia memaksa Yunso untuk tdk terlalu dalam masuk dalam tatapan matanya.

“kenapa kau melihatku seperti itu hah?” tanya Yunso lg

“lalu, kenapa wajahmu memerah? Sudah jelas sekali kau memang menyukainya kan?” tanya Seungho lg dengan nada seperti sedang menginterogasi. Yunso lalu memengan kedua pipinya dan memang ia merasa wajahnya menjadi hangat…Yunso pun salah tingkah

“kalau iya, memangnya kenapa? Tidak ada urusannya denganmu kan” ucap Yunso yg menyerah dan akhirnya mengatakan perasaannya krn sudah merasa terdesak.

Seungho kembali diam. Yunso yg bingung kembali menatap Seungho. Mata itu, memang seolah-olah menarik Yunso untuk masuk ke dalamnya. Wajah Seungho yg serius itu membuat Yunso menjadi salah tingkah.

“YA!! Berhenti melihatku seperti itu!” ucap Yunso kesal

“Shin YunSo, apa kelebihan Hyunwoo yg tdk kumiliki katakan padaku!” tanya Seungho serius dengan tatapan mata yg sangat lembut. Yunso yg melihatnya terbelalak dengan sikap Seungho skrg, ia kebingungan dengan sikap Seungho yg tiba2 berubah menjadi sangat lembut padanya

“aku….” belum sempat Yunso menyelesaikan kata2nya, seolah-olah Seungho tersadar

“sudahlah…kau benar…perasaan sukamu pd Hyunwoo itu memang bukan urusanku, mianhae, berkata hal2 yg aneh “ ucapnya sambil menunduk tdk berani melihat ekspresi wajah Yunso.

“selamat malam…” lanjut Seungho lalu ia kembali ke kamarnya lalu menutup gordennya . Yunso yg melihat sika Seungho itu menjadi bertanya-tanya . Kenapa tiba2 jantungku berdebar hebat ya? Saat ia blg, apa kelebihan Hyunwoo yg tdk dimiliki Seungho..pertanyaan itu seolah membuat Yunso tersihir dan kebingungan harus menjawab apa. Sejenak ia melihat ke arah kamar Seungho dan mengharapkan Seungho keluar lalu mengucapkan kata2…aku bercanda..hehe.. tp sepertinya harapan itu sama sekali tdk terjadi, Yunso pun akhirnya masuk ke kamar dengan perasaan campur aduk.

 

=-=-=-=-=-=-=-=-=

Keesokan paginya di sekolah

“Ya! Shin Yunso..kenapa matamu?? Lingkaran hitam tuh…kau tdk tidur semalam??” tanya Soomin teman sekelas sekaligus teman dekat Yunso

“hmm..” jawab Yunso singkat. Yunso benar2 sangat lemas krn tdk tidur semalam krn ia memikirkan kata2 Seungho. Sial…kenapa tiba2 seungho seperti itu ya??!! Pikirnya… lalu ia menatap Seungho ke ujung kelas dimana dia duduk di dekat jendela dan sedang bercakap-cakap dengan teman2 namjanya itu. Ia memandang Seungho dengan tatapan kesal dan muka masam. Soomin yg memperhatikannya jd bingung.

“jangan2 habis bertengkar lg dengan Seungho ya?” tanya Soomin menebak. Yunso tidak segera menjawab ia kembali mengalihkan pandangannya pd Soomin lalu menhembuskan nafas dan dengan lemas meletakkan kepalanya yg berat ke mejanya.

“entahlah..itu bisa disebut bertengkar atau tidak…”ucap Yunso yg membuat Soomin tambah bingung.

“hey itu Seungho sunbaenim kan??! Ya ampun kalau di lihat dr dekat begini memang tampan sekali ya….” ucap seorang yeoja bersama teman2nya yg lain berdiri di depan pintu kelas yg terbuka sambil bercuap-cuap mengagumi Seungho. Yunso dan Soomin yg melihatnya hanya geleng2. Namun Yunso menjadi bingung dan bertanya pd Soomin

“Soomin a….apakah telingaku tdk salah dengar, td aku mendengar mereka mengatakan mereka suka pd Seungho ya? Bilang tampan pintar bla bla bla…” ucap Yunso . Soomin hanya bisa kaget dengan pertanyaan Yunso dan membuka mulutnya tdk percaya.

“Shin Yunso..kau hidup di dunia mana sih?? Memangnya kau belum sadar apa?? Seungho , musuhmu itu adalah pria paling hot di sekolah kita….bahkan dia punya fansclub sendiri…” jelas Soomin menggebu-gebu dan nada tdk percaya sahabatnya itu tdk mengetahui kepopuleran Seungho.

“hah? Sejak kapan?? Kenapa bisa??” tanya Yunso lg. Soomin hanya bisa geleng2 dan dengan sabar menjelaskan pd Yunso

“tentu saja bisa….Seungho itu tampan, pintar dalam olahraga maupun pelajaran, dan dia sangat ramah pd siapapun..dan kau tau sdh bnyk gadis yg menyatakan cintanya pd Seungho hanya saja dia selalu menolaknya dengan lembut dan berkata kalau dia sudah punya orang yg disuka, agak kejam jg sih dia mengatakan kalimat2 itu pd gadis2 yg menyatakan cintanya pd Seungho, tp mereka semua bukannya mundur malah tambah pensaran pd Seungho dan bertanya-tanya siapa gadis yg dia sukai, begitu…kepala anggur…” jelas Soomin panjang lebar.

“ya! Sejak kapan kau jg memanggilku kepala anggur? Aishh….!” ucap Yunso kesal dan Soomin hanya bisa tertawa cekikikan sendiri melihat tingkah temannya itu.

Yunso tenggelam dalam pikirannya lg. Benar jg, Seungho jg kmren mengatakan ada gadis yg disukainya saat dia menolak gadis bernama myungmi itu. Hmm..aku jd pensaran siapa gadis itu. Pikirnya lalu ia mendongakkan kepalanya ke arah Seungho. Yunso terkejut karena Seungho sedang melihat ke arahnya dengan pandangan yg sama saat ia berbicara dengan Seungho semalam. Dengan cepat Yunso membalikkan pandangannya menjauhi pandangan Seungho.

“Soomin a…antarkan aku ke toilet yuk” ajak Yunso tiba2 menarik tangan Soomin sambil meninggalkan kelas.

 

=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

Sudah hampir 3 hari, Yunso tdk berkomunikasi sama sekali dengan Seungho. Yunso merasa kebingungan dengan perubahan sikap Seungho itu. Dan anehnya Yunso selama 3 hr ini terus memikirkan ttg perubahan sikap Seungho itu. Bukankah seharusnya dia merasa senang karena Seungho tdk menganggunya lg. Tapi Yunso merasa ada sesuatu yg hilang. Aneh. Pikirnya.

“Yunso a…kau tdk ke gedung pertunjukkan??” tanya Soomin saat melihat Yunso sedang melamun

“hah? Memangnya ada apa disana?”

“heee?? Kau lupa?? Tdk mungkin… hr ini kan ada pertunjukkan dr klub seni..mrk membuat pertunjukkan musik kan… dan Lee Hyunwoomu itu akan tampil sebentar lagi”, jelas Soomin. Ya, hanya Soomin yg tahu tentang rasa suka Yunso pd Hyunwoo.

“oh iya! Aku hampir lupa…gomawo Soomin a….kau sdh mengingatkanku..! aku kesana dl, anyeong..” ucap Yunso lalu dengan segera meninggalkan Soomin dan segera ke gymnasium.

Benar…untuk apa aku memikirkan si Seungho aneh itu..lebih baik aku fokus pada Lee Hyunwoo pujaan hatiku….hahaha..bodohnya aku menghabiskan waktuku untuk memikirkan hal yg tdk penting. Pikir Yunso.

 

Di dalam gedung..sudah banyak orang duduk menikmati pertunjukkan musik dr klub seni, Yunso mencari tempat duduk kosong, dan ada tempat duduk yg kosong di belakang kursi penonton. Diapun segera duduk dan menikmati acaranya. Namun sudah setengah jam Yunso duduk disana, penampilan Hyunwoo belum jg dimulai. Tiba2 ia merasa perutnya lapar dan haus, krn semenjak td pagi berangkat sekolah Yunso tdk memakan apapun, krn sibuk memikirkan Seungho .

Aish..gara2 seungho perutku jd lapar =__= , pikir Yunso kesal. Saat dia menatap kosong ke depan, tiba2 ia melihat sebuah gelas kertas berisi minuman di depannya dan menyadarkan dirinya dr lamunannya.

“minumlah…..kulihat kau sangat lemas, belum makan dan minum apa2 ya sejak pagi” ucap seseorang yg memberikan minuman itu pd Yunso , dia msh menatap gelas ditangannya sekarang. Lalu ia melihat kesampignya, disana Seungho sudah duduk disamping Yunso sambil memakan sandwich dengan lahap .

“wae? kau tidak haus, biar aku yg minum” ucap Seungho sambil memegang gelas itu bermaksud mengambilnya dr tangan Yunso

“eit…kau kan sdh memberikannya padaku..berarti ini milikku…” ucap Yunso lalu meminum minuman jus anggur itu dengan cepat. Seungho menarik tangannya lalu melanjutkan makan d an hanya tersenyum melihat Yunso.

“uwahhhh…segar…gomawo….kau tau saja aku suka jus anggur..hehe..” ucap Yunso senang.

“syukurlah kalau kau suka” ucap Seungho lembut . Yunso yg mendengarnya tiba2 merasakan debar jantung yg sangat hebat.

Wajah itu lagi, wajah yg sejak 3 hari yg lalu membuatku stress. Pikir Yunso lalu memalingkan mukanya dr pandangan Seungho.

Krrrrruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuk…

Tiba2 bunyi suara perut dr Yunso terdengar sangat keras. Seungho yg mendengarnya jadi tertawa.

“hahahahhahahahhahhaha…keras sekali..kau sangat lapar ya?? Nih..aku punya 2 sandwich lagi untukmu saja, hahahahahhhha”

Yunso menerima pemberian roti itu dr Seungho dengan perasaan malu krn suara perut yg tdk terkendali.

Kemudian Yunsopun memakan sandwich itu dengan lahap.

“makannya pelan2 saja” ucap Seungho mengingatkan

“arasseo….” ucap Yunso sambil tetap melanjutkan makannya dengan lahap

 

Saat Yunso memakan sandwich itu, tiba2 riuh tepuk tangan penonton lain terdengar sangat keras. Mata Yunsopun terfokus pada panggung, ia melihat Lee Hyunwoo dengan pakaian yg sangat rapih muncul dan membungkukkan badan pada penonton yg disambut tepuk tangan oleh penonton, dan ia pun segera menuju tempat ia bermain piano untuk menampilkan pertunjukkan pianonya. Sesaat itupun gedung menjadi sunyi, menunggu dentingan piano Hyunwoo.

Betapa terkejutnya Yunso, saat mendengar melodi dr permainan piano Hyunwoo. Hyunwoo memainkan lagu favoritnya. Lagu yg menjadi awal dia menyukai Hyunwoo. Sambil bermain instrumen lagu itu dengan baik, Hyunwoopun ikut bernyanyi.

Deg

“kenapa ? perasaan aneh apa ini?? Ini bukan …….” pikir Yunso, belum selesai Yunso memikirkan apa yg ia pikirkan, tiba2 Seungho berbicara

“bagaimana ia bisa memainkan lagu ini…kenapa harus lagu ini” ucap Seungho kaget . Wajahnya tiba2 saja resah. Yunso yg memerhatikannya sejak td bingung dengan ucapan Seungho. Seungho yg menyadari Yunso menatapnya balik menatap wajah Yunso dengan pandangan cemas.

“kenapa wajahmu seperti itu Seungho..?”

“aku…..” belum sempat Yunso mendengar lanjutan kata2 Seungho, Seungho lalu berdiri meninggalkan gedung pertunjukkan.

 

=-=-=-=-=-=-=-=-=-

Kejadian td saat di gedung pertunjukkan membuat Yunso bingung setengah mati. Dia memikirkan permainan Hyunwoo dan sikap aneh Seungho td saat meninggalkan gedung.

“aaaaaaaaaaarrrrrggghh…aku sdh tdk kuat memikirkannya, aku harus bertanya pada Seungho”

Yunso pun memberanikan diri keluar menuju balkonnya dan ia mengambil batu2 kecil yg ia dpt dr pot bunga di luar kamarnya itu dan melemparkannya ke arah pintu kaca kamar Seungho. Tidak lama seungho membuka gorden kamarnya dan keluar menuju balkon.

Seungho tdk berkata apapun. Terpaksa Yunso yg memulai pembicaraannya

“mianhae..mengganggumu malam2 , ada yg ingin kutanyakan..kenapa tiba2 kau meninggalkan gedung pertunjukkan td siang?” tanya Yunso hati2.

“bukan urusanmu…kenapa?” balasnya dingin.

“aniyo….aku hanya…” belum selesai Yunso memberekan kalimat yg akan dikatakannya Seungho sudah memotong pembicaraannya.

“aku tau..kau mau bilang kau tambah menyukai Hyunwoo kan..krn ia bisa memainkan lagu favoritmu itu dengan sangat bagus, dan kau mau pamer padaku bahwa kau punya seseorang yg sangat kau kusukai itu pintar bermain piano begitu?!” ucap Seungho panjang lebar yg membuat Yunso bingung.

“apa yg kau katakan?? Aku bingung…apa maksudmu…lagipula aku tidak pernah bilang bahwa lagu yg Hyunwoo bawakan td siang itu lagu favoritku, aku tdk pernah mengatakannya pd siapapun..bagaimana kau bisa tau?” tanya Yunso. Hatinya berdebar sangat kencang. Ia tdk mengerti apa alasannya. Yunso menatapnya dengan penuh harap Seungho dpt menjelaskan kata2nya barusan. Bukan balasan yg Yunso terima ia hanya melihat Seungho mengalihkan wajahnya kesamping sambil menunduk dan menutup sebagian wajahnya dengan punggung tangannya.

 

“jangan lihat!” ucapnya tetap dengan sikap seperti itu.

“Seungho , apa aku boleh bertanya lagi, kenapa sikapmu pdaku akhir2 ini berubah?? Apa yg sudah aku lakukan sampai kau berubah pdaku??” tanya Yunso memberanikan diri . Dia merasakan ia menahan nafasnya setiap kali ia berbicara dengan Seungho kini.

 

Seungho menurunkan tangannya dan ia menegakkan kepalanya menatap Yunso.

 

“apakah sikapku berubah padamu atau tidak,apakah bisa membuat hatimu berubah?” ucapnya serius

“mwo?” ucap Yunso semakin bingung.

“sudahlah..aku tau kau sangat menyukai Hyunwoo, aku tidak akan mengganggumu lg dan semoga kau bahagia dengannya” ucap Seungho dengan tatapan dingin pada Yunso.

Seunghopun kembali ke kamarnya dan menutup pintunya kembali . Sejenak Yunso mencoba mencerna kalimat terakhir yg Seungho ucapkan, entah mengapa sakit rasanya. Tanpa Yunso sadari tiba2 matanya kini sudah mulai berkaca-kaca. Dan saat Yunso tersadar pipinya sudah dibanjiri oleh air matanya.

“waeyo? Ini aneh…kenapa sakit…sakit sekali mendengar Seungho mengatakan kata2 ini..hiks….sakit…” ucap Yunso pd diri sndiri sambil memukul dadanya yg terasa sakit dan sesak.

 

Seungho yg kini di kamarnya ia berdiri bersandar pada pintu dan mendengar apa yg Yunso katakan tadi. Entah kenapa hatinya jauh lebih sakit dan sesak dr yg biasa ia rasakan(?)

 

=-=-=-=-=-=-=-

Seminggu kemudian.

“Shin Yunso” teriak Soomin di telinga Yunso membuyarkan lamunan Yunso

“ah..wae…??? aku tidak tuli..kenapa berteriak begitu??”

“mwo?? Hey kalo kau memang tdk tuli kenapa aku panggil sejak td tidak menyaut??” ucap Soomin kesal

“jinjja? Mianhae..aku sedang melamun jd tdk dengar, ada apa??”

“kau bertengkar hebat lg dengan Seungho..kulihat kalian saling menjauh?? Ada apa?”

“kenapa kau tanyakan padaku?? Memangnya aku tau alasannya..aku sendiri bingung..mengapa dia seperti itu…membuatku kesal aja..dan kenapa dalam otakku hanya ada dia..kenapa?? dia sengaja mengunci dirinya dalam otakku ya?? Bena2 menjengkelkan!!! Huh..huh…” ucap Yunso kesal dan tersengal-sengal setelah selesai ia mengeluarkan kekesalannya pd Soomin. Soomin yg mendengarkannya menjadi korba amukan kekesalan Yunso . Soomin hanya bisa mengedip-ngedipkan matanya bingung.

“kau ini kenapa sih..aneh…kalian berdua aneh tau tidak?!” ucap Soomin lagi

“ha…aku tdk mau membahas dia lg!! =__=” benar2 kesal!!” ucap Yunso lalu pergi meninggalkan Soomin yg msh dalam kebingungan.

 

“dasar..tdk seungho saja yg aneh..Yunso jg ikut2an aneh…ada apa sih dengan mereka ber2” ucap Soomin kesal krn jadi amukan Yunso dan Seungho(?) .

Sejam yg lalu jg saat mengantri makan siang…Soomin melihat Seungho sedang mengambil makanannya dan meminta tambahan makanan pd bibi penjaganya kemudian duduk dan memakan makanannya dengan sangat lahap seperti orang kesurupan.

Ketika  Soomin menghampiri Seungho dan bertanya ada apa antara dia dan Yunso..dia balik di marah2in oleh Seungho. Benar2 kedua orang ini membuatnya kebingungan dan kesal sendiri. Oh iya(?) td saat di cafetaria td, saat Seungho beres marah2 padanya dan selesai memakan makanannya ada seorang yeoja yg menghampiri Seungho dan berbicara dengannya, tiba2 muka Seungho berubah menjadi merah dan yeoja itu membisikkan sesuatu pd Seungho kemudian mereka berdua pergi sambil berpegangan tangan.

Pabo..kenapa baru ingat…harus kuceritakan pda Yunso.

 

=-=-=-=-=-=-=-

“Yunso ya……!” panggil Soomin

“wae??”

“eit jangan marah2 lg, ada yg ingin kutanyakan!”

“tentang apa?”

“apa benar seungho sudah punya pacar??”

“hah? Pacar?? Sejak kapan?? Aku tdk tau!” ucap Yunso kaget dan panik

“hou..entahlah…tp td kulihat di cafetaria dia berbicara mesra(?) dengan seorang yeoja , bahkan aku melihat wajah Seungho sampai memerah saat yeoja itu membisikkan sesuatu, dan yg lebih parah lg, aku melihat mereka berdua berpegangan tangan saat keluar dr cafetaria” ucap Soomin menggebu-gebu

“mwo!!??? Pegangan tangan??!” ucap Yunso kaget. Pikirannya melayang, aneh..perasaan apa ini, kenapa perasaanku sakit ya…dan dr mana datangnya rasa marah ini, aku harus bertemu dengannya dan bertanya padanya!!! . Pikirnya. Seketika itu jg ia berlari mencari dimana Seungho berada. Saat ia melihat lorong lantai 1, ia mendengar suara dentingan piano dr ruang musik.

“lagu ini…….” ucap Yunso pelan.

Tak lama terdengar suara nyanyian merdu mengikuti melodi indah dr piano itu.

“ini….alunan piano penuh perasaan ini…suara ini……ini yg kudengar setahun lalu saat pertama kali bertemu Hyunwoo, tapi..mengapa cara permainan piano yg Hyunwoo pertunjukkan saat itu berbeda dengan saat pertama kali Yunso mendengarnya, bahkan suaranyapun berbeda. Ini….sama persis dengan yg kudengar satu tahun lalu…siapa…siapa sebenarnya yg memainkan lagu ini.” Pikirnya.

Perlahan namun pasti, Yunso melangkah menuju ruang musik dan saat di depan pintu ruangan itu pintu tersebut terbuka sedikit. Betapa terkejutnya Yunso saat melihat Seungho memainkan lagu favoritnya dengan penuh perasaan dan bernyanyi dengan sangat merdu.

Jadi….orang yg memainkannya dengan sangat indah ini adalah Seungho? Betapa bodohnya aku , aku salah mengira orang lain yg memainkan lagu ini, aku merasakan suatu perasaan saat aku mendengarnya. Pikir Yunso dan tertawa masam.

Yunso kembali mengintip dari balik pintu. Saat Seungho selesai memainkan piano itu, dr belakang Seungho muncul seorang yeoja yg menghampiri Seungho lalu ia memegang bagian belakang kepala Seungho, dan mendekatkan wajahnya pada Seungho. Yunso tdk dpt melihatnya dengan jelas krn tubuh wanita itu membelakanginya. Tapi semakin dilihat, Yunso berfikir bahwa yeoja itu akan mencium Seungho.

Braakk!!!!!!!!!!!!! Tanpa pikir panjang Yunso menggeser pintu ruangan itu dengan kencang sehinggan Seungho dan yeoja itu berbalik melihat ke arah Yunso dengan kaget.

 

“Apa yg kalian berdua lakukan disini!!!?” tanya Yunso kesal lalu menghampiri mereka berdua dan kini sudah berhadapan dengan kedua org itu. Yunso melihat ke arah yeoja itu. Yeoja itu sudah mau membuka mulutnya untuk menjelaskan namun ditahan oleh seungho.

“kau mengintip ya?” tanya Seungho

“hah? Itu tdk penting…aku bertanya apa yg kalian berdua lakukan?”

“apapun yg aku lakukan bukan urusanmu kan??!” ucap Seungho dingin

“tapi… tapi td aku lihat kalian berdua mau berciuman..iya kan?!” ucap Yunso dengan kesal

“mwo?!” ucap Seungho dan yeoja itu bersamaan , lalu mereka saling bertatapan bingung.

“huh..memang…kau sudah mengganggu ciuman kami….” ucap Seungho lg

“seungho ya…” ucap yeoja itu memandang Seungho

“apakah ada urusannya denganmu, dengan siapa aku bercium….” belum selesai Seungho berbicara. Yunso sudah melingkarkan tangannya ke leher Seungho dan mencium bibir seungho.

Seungho hanya bisa membelalakkan matanya, tidak percaya dengan apa yg Yunso lakukan. Yeoja itupun kaget lalu ia hanya tersenyum..mengerti keadaan diapun keluar dr ruangan itu berusaha tdk mengeluarkan suara untuk membiarkan keduanya .

 

Cukup lama Yunso melakukan ciuman itu. Setelah beberapa detik Yunso meciumnya, Yunso melepaskan ciuman dan pelukannya pd Seungho. Dengan wajah yg sangat merah, Yunso jadi salah tingkah dan bingung harus berkata apa. Seungho hanya mematung masih mencoba mencerna apa yg sbnrnya terjadi tadi.

 

“kau melakukan pelecehan seksual!” ucap Seungho sambil mengangkat tangannya dan menutupi mulutnya dengan punggung tangannya menutupi mukanya yg kini sudah merah padam.

“mwo?? Kedengarannya aku seperti yeoja mesum saja, pelecehan seksual apa?!” ucap Yunso kesal namun dengan nada malu2. Hening sejenak. Keduanya bingung harus berbuat apa.

“emm..kenapa kau lakukan itu?!” tanya Seungho dengan lembut dan menatap Yunso dengan penuh harap.

“unnnngg….aku……..cemburu!” aku Yunso yg membuat Seungho bingung.

“cemburu?”

“aku tdk tau mengapa, aku sangat marah saat tau kau sudah punya pacar, dan ketika aku melihat kau dan yeoja itu mau berciuman aku merasa ingin meledak krn perasaanku rasanya sakit sekali tau” jelas Yunso sambil membuang muka krn malu.

 

Peluk. Yah..Seungho mendekat dan memeluk Yunso. Memeluknya dengan erat, Yunso balas memeluk Seungho.

“kau cemburu krn aku punya pacar?” tanya Seungho, Yunso hanya mengangguk.

“haha..dasar kepala anggur…kau tau aku belum punya pacar, dia adalah sepupuku yg bru datang dr amerika dan dia mengetahui perasaanku padamu sejak dulu, dia terus saja mendesakku untuk menjadikanmu pacar, tp aku tdk ingin melakukannya dulu, krn kulihat kau sudah menyukai orang lain..td saat dia mendekatiku..dia ingin membisikkan sesuatu ttg dirimu…haaaa..benar2 lelah menghadapinya krn dia begitu agresif menyuruhku pacaran dengamun!” jelas Seungho . Dalam pelukan seungho Yunso mendengarkannya baik2.

 

“tunggu kau menyukaiku sejak dulu?!”

“eung…aku suka padamu!” ucap Seungho yg membuat jantung Yunso berdebar kencang dan rasanya seperti akan keluar dr dadanya.

“aku tau kau menyukai lagu itu..saat kau sedang mendengarkan lagu itu, diam2 aku mendengarkan lagu itu saat kau sedang dipanggil ibumu, makanya aku tau kau menyukai lagu itu krn kulihat kau mendengarkannya setiap hari. Lagu itu penuh dengan instrumen piano…aku diam2 ikut latihan les piano bersama sepupuku itu”

“maka dr itu kau bsa memainkannya …”

“eungg…”

“kenapa kau tdk blg padaku kalau kau menyukaiku dr dulu…sikapmu membuatku bingung tau!”

“jujur, aku jg bingung harus berbuat apa padamu, aku ingin terlihat biasa saja di depan matamu, tetapi semenjak aku yakin kau benar2 menyukai Hyunwoo aku tdk bsa lg bersikap biasa…”

Dasar, gara2 sikapmu itu aku jd sering uring2an. Ucap Yunso dalam hati.

 

“Oia…..kau tau….saat kau telambat datang di upacara penerimaan siswa baru, kau senyum2 sendiri seperti orang bodoh?!” ucap Seungho tiba2.

“eeeh?? Jinjja?? Kapan?” tanya Yunso

 

=-=-=-=Setahun lalu saat penerimaan siswa baru, gedung gymnasium

Seungho melihat Yunso yg baru datang dan berbaris di barisannya berdiri di sebelah Seungho. Seungho melihatnya tersenyum sendiri .

Manis >/////< pikir Seungho

“kenapa kau datang terlambat?!” tanya Seungho

“hah? Hehehe…aku habis bertemu seseorang yg membuatku berdebar krn permainan pianonya dan suaranya.

“mwo?” ucap Seungho bingung, dan perasaan tdk enak melanda dirinya.

“hehehe..aku sepertinya menyukainya…namanya Lee Hyunwoo, dia memainkan lagu favoritnya dan bernyanyi dengan sangaattt bagus..hahaha” ucap Yunso bahagia sambil terus menatap kedepan. Sepertinya ia tdk sadar, ia baru saja mengatakan semuanya pd Seungho.

Seungho yg shock tiba2 hanya tersenyum miris .

Padahal beberapa menit lalu aku juga memainkannya, kenapa bukan aku yg kau lihat?? . Pikirnya kecewa.

=-=-=-=-=-=-=

 

“benarkah aku berkata begitu??!!” O.o tanya Yunso tdk percaya.

“ne…dan semenjak itu kau terus mengikuti Hyunwoo itu..membuatku kesal setiap hari, makanya aku selalu mengganggumu untuk menarik perhatianmu!”

Yunso berfikir sejenak.

“Kau tau…aku menyadari perasaanku saat kau memainkan lagu itu tadi”

“hah?”

“kau bermain sama persis dengan yg aku dengar dan rasa ketika setahun yg lalu itu”

“mwo? Apa maksudmu?” tanya Seungho

“eunng..aniyo…hehehe..maukah kau memainkan lagu itu lagi??” pinta Yunso

“arasseo……” ucap Seungho menyetujui

Akhirnya keduanyapun duduk berdampingan di depan piano tersebut dan memainkan lagu favorit Yunso bersama-sama

 

—–fin

 

( c//”-}{-*\\x) 〜( ̄▽ ̄〜)(〜 ̄▽ ̄)〜

 

 

“(´-﹏-`;) (“°o°)”

 

Yoo seungho (jujur saya bingung, kenapa tiba2 kepikir bkin ff dia? O.o yg terpikir cuman imagenya yg gimana~ gitu(?) . Sbnrnya saya kurang suka dgn actor 1 ini, jangan tnya alasannya apa ya.. =__=a

Lee Hyunwoo >/////< *si imut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: